Di desa Ngadiluhur ada 3pos untuk pelayanan POSYANDU di bagi setiap dusunnya.
Yaitu setiap tgl 2 ,4,dan 6 tiap bulannya.
Di bulan Februari ini merupakan Bulan Vitamin A,
di posyandu atau di fasilitas kesehatan dibagikan vitamin A secara gratis untuk anak balita.
Mengapa balita harus di beri Vitamin A?
tentang kurang Vitamin A (KVA) masih merupakan masalah yang tersebar di seluruh dunia terutama di Negara berkembang dan dapat terjadi pada semua umur terutama pada masa pertumbuhan .
Salah satu dampak kurang vitamin A adalah kelainan pada mata yang umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan s/d 4 tahun yang menjadi penyebab utama kebutaan di negara berkembang.
1.kurang Vitamin A pada anak biasanya terjadi pada anak yang menderita Kurang Energi Protein (KEP) atau gizi buruk sebagai akibat asupan zat gizi sangat kurang,termasuk zat gizi mikro dalam hal ini vitamin A.
2.Anak yang menderita kurang vitamin A mudah sekali terserang infeksi seperti infeksi saluran
pernafasan akut,campak,cacar air,diare dan infeksi lain karena daya tahan anak menurun.
namun masalah kekurangan vitamin A dapat juga terjadi pada keluarga dengan penghasilan cukup.
Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan orang tua terutama ibu tentang gizi yang baik.
3.Gangguan penyerapan pada usus juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin A.
★
Manfaat Vitamin A
Vitamin A yang disebut juga Retinol sangat banyak fungsinya, yaitu:
1.Membantu mata menyesuaikan diri terhadap perubahan cahaya dari terang ke gelap,
mencegah kekeringan selaput lendir mata yang disebut xerosis konjungtiva,
2.Mencegah terjadinya kerusakan mata berlanjut yang akan menjadi bercak bitot sampai kebutaan.
Menjaga kesehatan kulit dan selaput lendir saluran pernafasan, saluran kemih dan saluran pencernaan terhadap masuknya bakteri dan virus,
3.Membantu pertumbuhan tulang dan sistem reproduksi,
4.Membantu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan, pembelahan sel, diferensiasi sel.
5.Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan bersifat antioksidan yang dapat menetralisir radikal bebas penyebab kerusakan sel dan jaringn
Mengkonsumsi vitamin A bagi balita sangat banyak manfaatnya, seperti
• Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan infeksi seperti campak dan diare.
• Membantu proses penglihatan dalam adaptasi terang ke tempat yang gelap.
• Mencegah kelainan pada sel –sel epitel termasuk selaput lender mata.
• Mencegah terjadinya proses metaplasi sel –sel epitel sehingga kelenjar tidak memproduksi cairan yang dapat menyebabkan kekeringan mata.
• Mencegah terjadinya kerusakan mata hingga kebutaan.• Vitamin A esensial untuk membantu proses pertumbuhan
Vitamin A tidak dapat dibuat oleh tubuh sehingga harus dipenuhi dari luar tubuh. Sebagian besar berasal dari produk hewani seperti daging, telur, susu dan hati, serta beberapa makanan nabati yang mengandung beta-karoten (pro-vitamin A, yang oleh tubuh diubah menjadi Vitamin A, yaitu yang berasal dari buah-buahan dan sayur-sayuran berwarna-warni seperti wortel, bayam, kol, brokoli, semangka, melon, pepaya, mangga, tomat, dan kacang polong. Sedangkan sumber Vitamin A hasil rekayasa adalah beberapa produk makanan yang diperkaya (fortifikasi) dengan Vitamin A antara lain dalam minyak goreng, margarin, susu dan beberapa jenis mie instan.
Ada lagi sumber Vitamin A yang sangat potensial karena gratis, mudah didapat dan dosisnya mencukupi yaitu Kapsul Vitamin A.
Sumber vitamin A banyak terdapat pada
• Air Susu Ibu (ASI)
• Bahan Makanan hewani seperti : hati,kuning telur,ikan,daging,ayam dan bebek.
• Buah–buahan warna kuning dan jingga seperti Pepaya,Mangga masak,Alpukat,Jambu Merah dan Pisang.
• Sayuran yang berwarna hijau tua dan berwarna jingga seperti : Bayam,Tomat,Wortel.
• Bahan makanan yang difortifikasi/diperkaya dengan vitamin A seperti margarine,susu
Teknis pelaksanaan pemberian vitamin A
Vitamin A dosis tinggi diberikan kepada seluruh anak balita umur 6-59 bulan secara serentak, dimana untuk :
• Bayi (6-11 bulan) pada bulan Februari atau bulan Agustus
• Anak balita (12-59 bulan) pada bulan Februari dan Agustus
.
Tenaga pelaksana pemberian vitamin A adalah tenaga kesehatan seperti : dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, atau kader kesehatan yang telah dilatih.
.
Cara pemberian vitamin A
Cara pemberian kapsul pada bayi dan anak balita :
Berikan kapsul biru (100.000 SI) untuk bayi dan kapsul merah (200.000 SI) untuk balita
Potong ujung kapsul dengan menggunakan gunting yang bersih
Pencet kapsul dan pastikan anak menelan semua isi kapsul dan tidak membuang sedikitpun isi kapsul.
Untuk anak yang sudah bisa menelan dapat diberikan langsung 1 kapsul untuk diminum
Cara pemberian kapsul Vit A dosis tinggi pada ibu nifas :
Diberikan segera setelah melahirkan dengan cara meminum langsung 1 (satu) kapsul
Kemudian minum 1(satu) kapsul lagi 24 jam setelah pemberian kapsul pertama
.
Tempat pemberian vitamin A
Vitamin A diberikan secara gratis di sarana fasilitas pelayanan kesehatan, seperti : Puskesmas, Pustu, polindes, praktek dokter/bidan swasta, posyandu, sekolah, TK, dan PAUD.
Nah, Bulan PEBRUARI sudah berjalan, saatnya membawa balita ke posyandu untuk mendapatkan vitamin A.
Dan bagi ibu yang mungkin tidak sempat datang ke posyandu karena ada keperluan yang tidak bisa di tinggalkan , datanglah ke bidan desa atau ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan kapsul Vitamin A secara gratis….
Sampai jumpa ibu-ibu yang cantik,semoga selalu sehat dan bahagia yaa.....PKK NGADILUHUR YESSSS!!!!!!!



Lanjutkan....hee
BalasHapus