PAUD TUNAS HARAPAN BERWISATA EDUKASI GERABAH
Ngadiluhur, 06 Januari 2018
Sabtu pagi jam 08.00 wib,rombongan siswa paud TUNAS HARAPAN desa Ngadiluhur kec.Balen Bojonegoro,melaksanakan kunjungan wisata edukasi ke pengrajin grabah Di Malo - Bojonegoro tepatnya di Desa Rendeng, Kecamatan Malo Bojonegro
Selama perjalanan nampak anak-anak gembira dan ceria,tak satupun yang *mabuk perjalanan.
Alhamdulilah...
Sekitar jam 08.45wib kami sampai di tujuan
Hal yang pertama kami lihat begitu turun dari bus adalah deretan celengan dan aneka kerajinan gerabah yang beraneka warna.
yang berjajar rapi
Dan ada disetiap halaman depan rumah warga.
Yang kami kunjungi ini adalah
PUSAT BELAJAR EDUKASI GERABAH
Dari kelompok /paguyuban pengrajin desa Rendeng kec.Malo
Kami di sambut dengan ramah oleh beberapa kakak pengelola wisata gerabah.
Dan ternyata sudah banyak juga yang datang ke lokasi ini.
Sebelum acara utama yaitu belajar pembuatan gerabah kami sarapan dulu di tempat yang sudah di sediakan pengelola.
Gelaran panjang untuk lesehan para pengunjung,dan nampak semua peserta menikmati *bontot dari rumah.
Nikmaatt sekali ,makan lesehan bersama bunda paud dan wali murid juga anak-anak.
Sambil menunggu selesai sarapan,penulis melihat-lihat kerajinan yang di pajang di meja panjang.
Wah semua bagus dengan aneka bentuk dan ukurannya yang bervariasi.
Mulai dari yang kecil sampai yang menyerupai ukuran sebenarnya,
mulai dari bentuk macan sampai yang berbentuk sapi.
Sebagian warga di desa ini berprofesi sebagai pengrajin gerabah.
Pengerjaannya pun kakak-kakak pengelola ini mempunyai keahlian masing-masing di antara yang satu dengan yang lain.
Misalnya, untuk untuk tahap awal, pencetakan, ada beberapa orang yang mengerjakan
Lalu ketika bentuk yang di inginkan sudah jadi, tahap selanjutnya akan di kerjakan yang lain, begitu seterusnya hingga proses akhir dan siap di pasarkan.
Setelah selesai sarapan,pengunjung atau peserta wisata edukasi di beri pengarahan yang berhubungan dengan proses pembuatan Kerajianan gerabah oleh pemilik atau pengelola wisata edukasi gerabah,Yaitu bapak Abdul Ghofur spd.i.,S.H
Dengan gaya yang luwes dan grapyak ,pak abdul menyapa para pengunjung dan sangat jelas memberi pengarahan
" arti dari Gerabah sendiri adalah perkakas yang terbuat dari tanah liat yang dibentuk kemudian dibakar untuk kemudian dijadikan alat-alat yang berguna,
Dan gerabah berfungsi sebagai perkakas rumah tangga misalnya Kendi, ngaron, Kuali, Celengan, Pot dan Gerabah hiasan."tuturnya mengawali pembukaan acara pengenalan tentang gerabah.
"Adik-adik nanti bisa praktek sendiri membuat celengan dan bisa juga mewarnai *bahan sudah jadi dan kering
Dan bisa di bawa pulang...."
Horee....sambut anak-anak dengan gembira
Apalagi ada beberapa anak yang di minta maju dan menyanyi akan langsung terima hadiah...
"Hayoooo....siapa mau?..."
Tanpa di komando anak-anak sudah berebut ingin tampil..heee
Selanjutnya anak-anak dengan di dampingi bunda-bunda paud berpraktek langsung membuat gerabah.
Yaitu membuat celengan dengan cetakan yang sudah di siapkan.
Dan di dampingi oleh kakak -kakak instruktur wisata.
Wahh....suasana berubah ramai dan seru
Karena semua ingin mencoba membuat.
Memegang tanah liat dan di bentuk bulat sesuai keperluan.
Untuk selanjurnya di cetak yang sebelumnya cetakan di balur abu
(awu layan : abu bekas kayu pembakaran )
di sini butuh kesabaran dan rasa seni yang halus.
Karena akan mempengaruhi hasil akhir.
Tanah liat nya juga khusus tidak asal tanah,
Menurut pak aris seorang instruktur ,tanah yang dibutuhkan adalah tanah gunung atau tanah punggir benggawan setelah surut banjir.
Prosesnya pun panjang..dari tanah tadi terus di jemur setelah kering di campur pasir puk,dengan perbandingan 1: 1/2
Terus di letakkan di sebuah wadah di beri air sampai bisa di bentuk.
Setelah anak-anak puas membuat celengan,
Selanjutnya adalah mewarnai celengan yang sudah di keringkan dan di warnai dasar putih.
Nah...ini seasion yang sangat menentukan halus dan tidaknya rasa seni kita..heee
Banyak yang blepotan dan kasar hasil melukisnya heeee...
Tapi tidak apa-apa namanya juga belajar pasti belum mahir seperti kakak instruktur.
Dan yang terakhir adalah pengeringan sekaligus boleh di bawa pulang ...hasil mewarnai ini.
Alhamdulilah....suka sekali
Jam 12.00 wib kita selesai acara.
Dan sebelum pulang pengelola memberi cindera mata kepada pengunjung yaitu kepada anak-anak berupa celengan cantik.
Selain tadi hasil karya sendiri..wahh dapat 2 dong..asyiik
**
Salah satu guru PAUD TUNAS HARAPAN dari DESA Ngadiluhur,bunda Badriyah menuturkan jika siswa-siswi yang ikut wisata edukasi gerabah hari ini sangat senang.
Karena satu rombongan bisa ikut mempraktekkan sendiri cara membuat gerabah.
“Kegiatan kali ini bagian dari pendidikan di luar sekolah.
WEG /wisata edukasi gerabah dipilih karena mendekatkan dan memperkenalkan pada siswa pada alat-alat yang jaman dahulu menjadi alat atau perkakas masak.
Yang mungkin sekarang jarang ada di rumah
mereka.
Seperti kendi, ngaron,kwali,cobek, asbak, fas bunga dan lain-lain,” tutur bunda badriyah yang menjabat Kepala Sekolah PAUD TUNAS HARAPAN Ngadiluhur Balen Bojonegoro.
Acara di akhiri
dengan foto bersama.
Semoga sepulangnya dari wisata gerabah ini semakin menambah wawasan anak didik lebih kreatif dan bunda paud lebih semamgat dalam mengabdikan diri untuk kecerdasan anak negeri.
**
Lestarii sahsa Malika
060118







Tidak ada komentar:
Posting Komentar